STMIKBG MATARAM

Situs Online Anak-Anak Bumi Gora

Archive for May, 2008


Lombok Vilas Was Launching

Bagi anda yang tertarik liburan ke lombok dan anda ingin menikmati liburan anda divila yang asik, mewah jika anda tipe orang yang senang dengan kemewahan, atau bisa juga anda tertarik untuk bermalam divila yang suasananya eksotik, nyaman tapi tidak terlalu mengekspos kememahan karena mungkin anda senang dengan kesederhanaan, Silahkan kunjungi Lombok Vilas

Temukan vila-vila yang sesuai dengan selera anda, Lengkapi pengalaman berlibur anda dengan panorama dan kenyamanan dari penginapan yang anda pilih. Disitusnya lombok vilas ini anda juga bisa menemukan informasi seputar tours dan travel dilombok, one stop shoping. Apa yang anda butuhkan bisa anda temukan di Lombok Vilas Online.

Fungsi untuk menghitung Umur

Kemarin sempat bingung untuk menentukan umur dari semua semua data customer, cukup pusing untuk bermain-main dengan kondisi-kondisi tanggal. Tapi akhirnya ternyata mungkin karena kebodohan saya tidak sadar ternyata divisual basic telah disediakan sebuah class dari object Date.DateDiff

Ok, kita kembali kepokok masalah, bagaimana cara kita mencari jumlah tahun, bulan dan hari dari tanggal lahir seseorang. Untuk studi kasus pertama kita akan melihat code yang menghitung umur ( tahun, bulan dan hari) dibawah ini tanpa menggunakan perintah DateDiff

Public Function ExactAge(BirthDate As Variant) As String
Dim yer As Integer, mon As Integer, d As Integer
Dim dt As Date
Dim sAns As String

If Not IsDate(BirthDate) Then Exit Function
dt = CDate(BirthDate)
If dt > Now Then Exit Function
yer = Year(dt)
mon = Month(dt)
d = Day(dt)
yer = Year(Date) - yer
mon = Month(Date) - mon
d = Day(Date) - d

If Sgn(d) = -1 Then
d = 30 - Abs(d)
mon = mon - 1
End If

If Sgn(mon) = -1 Then
mon = 12 - Abs(mon)
yer = yer - 1
End If

sAns = yer & ” year(s) ” & mon & ” month(s) ” & d _
& ” day(s) old.”

ExactAge = sAns
End Function

(more…)

Gerbang baru Penryn

hi-k metalKeberhasilan Intel mencapai fabrikasi 45nm tidak lepas dari jerih payah peneliti mereka yang berhasil menemukan material baru sebagai bahan gate atau gerbang transistor mereka. Bahan baru ini, yang disebut hi-k metal gate, berhasil mengatasi masalah kebocoran arus ketika transistor dibuat semakin kecil.
Kilas balik, Selama ini Intel, dan pada dasarnya semua produsen semi konduktor menggunakan bahan dari silikon oksida sebagai gate (gerbang) transistor. Gerbang transistor ini berfungsi untuk mengatur arus yang masuk ketransistor. Ketika ukuran transistor diperkecil, gerbang ini pun semakin tipis dengan tujuan meningkatkan kapasitansinya. Namun masalahnya, tipisnya gerbang silikon oksida membuat elektron mudah meloncat melewati gerbang dan mengakibatkan kebocoran arus. Akibat lanjutannya adalah boros energi dan panas yang tinggi karena arus berubah menjadi panas. Seperti kasus Intel processor Pentium 4 Presscot.

hi-k gate2Melihat silikon oksida tidak lagi bisa diandalkan, Intel pun mencari material alternatif untuk bahan gerbang transistor tersebut. Akhirnya mereka menemukan hi-k metal gate yang dibuat dari bahan hafnium oksida (HfO2). Material baru ini memiliki kapasitansi yang tinggi (karena itu disebut hi-k) namun tebal secara fisik sehingga meminimalisir kebocoran arus. Intel mengklaim terjadi pengurangan 30% pada switching power, peningkatan 20% pada switching speed, dan reduksi 10X pada kebocoran gate.

Ketika kebocoran arus minim, masalah panas dan bocornya listrik pun bisa diatasi. Jika melihat spesifikasi Yorkfield, terlihat voltase standardnya cuma 1,2V lebih rendah dari QX6850 yang membutuhkan voltase 1,34V. TDP (Thermal Design Power, daya yang dibutuhkan untuk pendinginan procesor) juga lebih rendah yaitu 130 watt.

Mengunakan Cursor di SP MS-SQL

Ok, sekarang kita akan belajar membuat dan memanfaatkan cursor pada sisi server dan bagaimana mengoptimalkan performance dari cursor ini.

Cursor adalah object dari database yang digunakan oleh aplikasi untuk memanipulasi data dalam bentuk baris per baris ( row-by-row base ), dengan menggunakan perintah SQL kita bisa menggunakan semua baris dari cursor dalam satu waktu. Misalnya, anda bisa menggunakan cursor yang memberikan daftar dari semua user database dan membuat multi operasi pada database dengan mengeset database sebagai sebuah variabel.

Cursor pada sisi server ini pertama kali direlease pada SQL Server 6.0 dan skrg support untuk semua versi SQL Server. Sebelum menggunakan cursor, anda harus mendeklarasikan cursor ini terlebih dahulu, jika cursor telah dideklarasi anda bisa membuka cursor ini dan memfetch rows pada cursor. Anda bisa melakuka fetch baris per baris dan membuat multiple operasi pada baris yang aktif dari sebuah cursor. Jika anda telah selesai menggunakan cursor anda harus menutup ( close ) anda mengalokasi ulang ( deallocate ) untuk mengembalikan resourcer SQL Server yang terpakai.

Untuk lebih jelasnya kita akan melihat contoh stored procedure berikut ini >>

(more…)

menyimpan hasil query pada stored procedure

Kemarin saat finishing software rumah sakit, saya mendapat kendala untuk menyimpan kembali hasil query pada stored procedure. Misalnya dari aplikasi saya mengirim parameter @Kode_Barang,@Kode_Jenis,@Kode_Dokter,@Kode_Perawat,@Qty dan @HargaJual dimana struktur database untuk data pemakaian obat dibagian kefarmasian seperti dibawah ini :

[Kode Barang],[Kode Jenis],[Kode Dokter],[Kode Perawat],[Qty],[HargaJual],[HargaBeli],[Tanggal Transaksi] dimana ada beberapa field yang jika kita kirim lewat parameter terlalu membebani koneksi jaringan. Dengan alasan diatas maka saya mencoba melakukan query dalam stored procedure dan menyimpan kembali hasil query tersebut bersamaan dengan parameter yang saya kirim sebelumnya.

Untuk metode diatas bisa dilihat pada potongan kode dibawah ini

select [HPP] as @HPP From Barang Where [Kode Barang] = @Kode_Barang
–Query HPP pada tabel barang dan simpan hasilnya pada tabel pemakaian_barang
Insert Into Pemakaian_Barang ([Kode Data],[Register Kunjungan],[Tanggal Pakai],
[Kode Barang],[Qty],[Harga Beli],[Harga Jual],
[Kode Jenis],[Kode Unit],[Kode Dokter],[Kode Pegawai])
values (@Nomor_Urut_Usg,@Register_Kunjungan,GetDate(),@Kode_Barang,
@Qty,@HPP,@Harga_Jual,@Kode_Jenis,@Kode_Unit,@Kode_Dokter,@Kode_Perawat)

set @mERROR_NO = @@ERROR
if @mERROR_NO <> 0
begin
Rollback transaction
set @mERROR_MESSAGE = ‘ > SP 2 < Error pada pengisian data Pemakaian Barang’
return (2)
End

Dari penggalan kode diatas bisa kita lihat ada beberapa field yang tidak kita kirim lewat parameter, tapi kita langsung melakukan query dan menyimpan output pada query berikutnya.