Monyet teriak karena sakit hati
Alkisah ada seekor monyet yang merasa diri paling pintar, simonyet ini memang terkenal sebagai guru dibangsanya, akan tetapi ada pepatah “Jika guru mengajar murid berlari, tentu murid lebih cepat larinya dari siguru” Memang udah menjadi hukum alam, orang yang niat belajar akan lebih bisa dari orang yang mengajar tapi tidak punya keihlasan untuk mengajar.
Kita balik lagi ke simonyet, Monyet ini senang dirinya menjadi perhatian semua orang, bagi dia tidak boleh murid-muridnya lebih hebat dari dia, jika simurid bisa melampaui kehebatan siguru monyet, maka simurid siap-siap masuk dalam list enemy and sentiment list. Jangan harap simurid akan mendapatkan senyuman dari sang guru, Yang ada hanya kata-kata teriak iri hati dari siGuru Monyet yang sebenarnya “Iri tanda tidak mampu“.
Siguru monyet tidak sadar kalo didunia ini semua orang berhak untuk menjadi org pintar, Seharusnya Siguru Monyet belajar pada para guru dinegeri ini yang rela bekerja tanpa pamrih dan senang melihat anak muridnya menjadi orang yang lebih hebat dari dia. Dan para guru dinegeri ini sebagai pahlawan tanpa tanda jasa merasa sedih jika anak didiknya tidak berhasil menjadi orang yang berilmu, terpandang, ter..
Atau memang siguru monyet pada dasarnya sifatnya seperti ini ya? Pantas aja Sang pencipta memberinya MUKA MONYET.
Semoga tulisan ini bisa membuat sang guru monyet tersadar, dan mau berkaca sehingga mukanya yang kayak monyet itu ditutupi oleh budi pekertinya yang mulya.






stmikbg.com adalah web untuk komunitas bagi anak-anak stmik bumigora khususnya dan anak-anak IT umumnya, baek yang cupu maupun yang expert.